Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Ruang lingkup majalah Radioterapi & Onkologi Indonesia meliputi semua aspek yang berhubungan dengan onkologi radiasi, yaitu onkologi molekuler, radiobiologi, kombinasi modalitas terapi (bedah-radioterapi-kemoterapi), onkologi pencitraan, fisika medis radioterapi dan ilmu radiografi-radioterapi (radiation therapy technology/RTT).

Sasaran majalah Radioterapi & Onkologi Indonesia adalah sejawat dokter Spesialis Onkologi Radiasi, para residen, dokter umum dan sejawat lainnya se-Indonesia yang berkecimpung dalam bidang Onkologi.

Artikel yang diterima dalam bentuk penelitian, tinjauan pustaka, laporan kasus, editorial dan komentar. 

Artikel dikirim melalui email: onkologi.radiasi@gmail.com atau alamat penerbit. Artikel yang masuk menjadi hak milik dewan redaksi. Artikel yang diterima untuk dipublikasikan maupun yang tidak; akan diinformasikan ke penulis.

 

Kebijakan Bagian

Tinjauan Pustaka

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review

Laporan Kasus

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review

Penelitian Ilmiah

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Setiap naskah yang masuk akan terlebih dahulu diperiksa oleh dewan redaksi dengan memerhatikan unsur kesesuaian dengan format dan pedoman penulisan jurnal ini. Dewan Redaksi (editor) akan menentukan pihak peninjau (reviewer/mitra bestari).  Setiap naskah yang dinyatakan layak oleh redaksi, akan dikembalikan kepada penulis untuk segera diperbaiki setelah melalui proses review (jika masih ada perbaikan).

Naskah yang sudah diperbaiki oleh penulis, akan ditinjau kembali oleh editor untuk proses finalisasi.

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini memberikan akses terbuka agar hal-hal yang bersifat keilmuan (tinjauan pustaka, laporan kasus, penelitan, dan sebagainya) tersedia secara bebas untuk diakses publik sehingga dapat mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.

 

Panduan Penulisan Artikel

Artikel yang diterima dalam bentuk penelitian, tinjauan pustaka, laporan kasus, editorial dan komentar. Artikel diketik dengan font Times New Roman 11, spasi 1.25, margin narrow, 1 kolom, maksimal 10 halaman untuk artikel pendek dan maksimal 15 halaman untuk artikel panjang. Ukuran kertas A4 (210 x 297 mm) sesuai rekomendasi UNESCO. Judul artikel harus singkat menggambarkan isi artikel, jumlah kata hendaknya tidak lebih dari 15 kata.

Abstrak wajib disertakan dalam setiap artikel, ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, maksimal 200 kata. Kata kunci berjumlah minimal 3 kata. Abstrak pada artikel penelitian harus berisi tujuan penelitian/latar belakang, metode penelitian, hasil utama dan kesimpulan.

Rujukan ditulis dengan gaya Vancouver, diberi nomor urut sesuai dengan rujukan dalam teks artikel. Table dan gambar harus singkat dan jelas. Gambar boleh berwarna maupun hitam putih. Judul tabel ditulis di atas tabel, catatan ditulis di bawah tabel. Judul gambar ditulis di bawah gambar.

Artikel dikirim melalui email: pori.iros@yahoo.com atau alamat penerbit. Artikel yang masuk menjadi hak milik dewan redaksi. Artikel yang diterima untuk dipublikasikan maupun yang tidak akan diinformasikan ke penulis.

Contoh penulisan rujukan:

1.Artikel Jurnal

Jurnal dengan volume tanpa nomor/issue, pengarang 6 orang atau kurang:

Swaaak-Kragten AT, de Wilt JHW, Schmitz PIM, Bontenbal M, Levendag PC. Multimodality treatment for anaplastic thyroid carcinoma-treatment outcome in 75 patients. Radiother Oncol 2009;92:100-4.

Jurnal dengan volume dan nomor:

Kadin ME. Latest lymphoma classification in skin deep. Blood 2005;105(10):3759.

Jurnal suplemen dengan pengarang lebih dari 6 orang:

Aulitzky WE, Despres D, Rudolf G, Aman C, Peschel C, Huber C, et al. Recombinant interferon beta in chronic myelogeneous leukemia. Semin Hematol 2005; 30 Suppl 3:S14-7.

 *Catatan: bulan dan tanggal terbit jurnal (bila ada) dapat dituliskan setelah tahun terbit jurnal tersebut

 

2.Buku

Penulis pribadi atau penulis sampai 6 orang:

Beyzadeoglu M, Ozyigit G, Ebruli C. Basic radiation oncology. Heidelberg (Germany):Springer-Verlag;2010.

Penulis dalam buku yang telah diedit:

Perez CA, Kavanagh BD. Uterine cervix. In: Perez CA, Brady LW, Halperin EC, Schmidt-Ullrich RK, editors. Principle and practice of radiation oncology 4th ed. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins;2004.

Bab (chapter) dalam buku:

Mansjoer A, Suprohaita, Wardhani WI, Setiowulan W. Kapita selekta kedokteran ed 3 jilid 2. Jakarta: Media Aesculapius Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2000. Bab 5, Ilmu bedah;p.281-409.

Buku terjemahan:

Van der Velde CJH, Bosman FT, Wagener DJTh, penyunting. Onkologi ed 5 direvisi [Arjono, alih bahasa]. Yogyakarta: Panitia Kanker RSUP Dr. Sardjito;1999

 *Catatan: penulis lebih dari 6 ditulis et al setelah penulis ke-6. Khusus bab dalam buku harus ditulis judul bab dan halamannya.  

 

3. Internet (Web)

National Cancer Institute. Cervical Cancer Treatment [internet].2009 [cited 2009 Jul 13]. Available from: http://www.cancer.gov/cancertopics/pdg/teratment/cervical/ healthprofessional

 

4.Tipe artikel jurnal yang perlu disebutkan (seperti abstrak, surat atau editorial):

Fowler JS. Novel radiotherapy schedules aid recovery of normal tissue after treatment [editorial]. J Gastrointestin Liver Dis 2010;19(1):7-8.

 

5.Organisasi    

Sastroasmoro S, editor. Panduan pelayanan medis Departemen Radioterapi RSCM. Jakarta:RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo;2007.

 

6.Laporan Organisasi/Instansi/ Pemerintah

Prescribing, recording, and reporting photon beam therapy (supplemen to ICRU 50). ICRU report. Bethesda, Maryland (US): International Comission of Radiation Units and Measurements;1999. Report No.:62

 

7.Disertasi atau tesis

Soetopo S. Faktor angiogenesis VEGF-A dan MVD sebagai predictor perbandingan daya guna radioterapi metode fraksinasi akselerasi dan konvensional pada pengobatan karsinoma nasofaring [disertasi]. Bandung: Universitas Padjajaran;2008.

 

8.Pertemuan Ilmiah

Makalah yang dipublikasikan:

Fowler JF. Dose rate effects in normal tissue. In: Mould RF, editor. Brachytherapy 2. Proceedings of Brachytherapy Working Conference 5th International Selectron Users Meeting; 1998;The Hague, The Netherlands. Leersum, The Netherlands: Nucletron International B.V.;1989.p.26-40.

 

Makalah yang tidak dipublikasikan:

Kaanders H. Combined modalities for head and neck cancer. Paper presented at: ESTRO Teaching Course on Evidence-Based Radiation Oncology: methodological Basis and Clinical Application;2009 June 27- July 2; Bali, Indonesia.